Sabtu, 13 Agustus 2011

" PUISI TAK BERTEPI"

" PUISI TAK BERTEPI"


oleh Herry Golden Child pada 15 Februari 2010 jam 8:36

sebaris puisi dalam bait ini ku ukirkan

mencoba kikiskan lirih hati yg dalam

kelam dan tenggelam oleh kebutaan akal pikiran

ku tertatih di antara kata-kata

yang tak dapat ku ejawantahkan menjadi sebuah puisi tak bertepi....

melontarkan seiring nada di antara biola tak berdawai

hingga ku renungkan tepiskan jiwa mati yang kembali bangkit

mataku tak pernah letih menatap kekosongan

dan kehampaan,jiwaku tak pernah berhenti berkobar...

menggenggam asa..

pikiranku pun tak pernah usang dalam kenangan.

ragaku terbakar tersaji bagai kerikil cadas jalanan

aku bukan orang kaya yang tak punya apa-apa

yang kupunya sebesar hati yang penuh kasih sayang

ku sanjung diriku ,disaat pagi datang...

namun,kesirnaan slalu datang bagai embun yg terbias

ku sudah terbiasa menyiksa diriku ,hncur karena cinta

meski yang semua itu tak dapat ku buktikan

hanya persinggahan sementara egoku..

akupun ,bukan merpati yang telah bebas dari sangkar emas ....

lepaskanlah aku,biarkan ku kepakkan sayap ku..riang ,dan menari di atas langit..

ku hanya perahu usang yg telah usang kokoh menerjang badai prahara....

hilang dan tenggelam di tengah dasar samudra ..

hatiku hanya akan mengeras bagai batu hitam kelam..

yang retak,terluruh lantakan oleh air mataku

kini kupun tak dapat menoleh kebelakang lagi...

menatap kehampaan yg musnah...

mungkin diantara bidadari iblis yang bersayap malaikat..

yg pernah singgahiku,telah melukaiku...

membias kisah semu perjalanan hidupku..adakah nantinya

ku temukan damai bersenandung di atas bahtera kehidupanku..

yg bersajak di dalam pusara waktu..

di bawah langit ini ku tatap bintang..

ku masih tertegun menunduk sesal diriku..

orang-orang yg ku cinta perlahan berpulang pada-NYA

ku hanya meminta kebahagiaan itu kembali

meski hanya sebuah puisi ini...yg menyampaikanya

ragaku mungkin kan merontah...

letih dan tak mampu berdiri..

tapi masih ada burung-burung camar yg memutariku bagai elang

hinggga aku tuliskan ini

ku masih....di sini....untuk waktu yg akan terganti...

By.HERRY SUSANTO>

" Untuk sebuah Sepi dan KEbahagiaan"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Setiap Kata Bijak adalah inti sari kehidupan..